Cara Budidaya Bunga Anggrek dengan Media Arang yang Benar


Bisnisonlinekita.net - Bunga Puspa Pesona Bangsa atau yang akrab dengan julukan bunga anggrek ini merupakan salah satu bunga hias yang tidak pernah ketinggalan zaman berkat pancaran pesonanya yang tak lekang oleh waktu. Bunga yang memiliki variates yang beragam ini umumnya menggunakan media tanam berupa serabut kelapa, akar pakis, moss sphagnum hingga menggunakan arang.
bunga anggrek
Image by antonin77 on Pixabay


Dari sekian banyak media tanam bunga anggrek, aranglah yang kerap dipilih masyarakat untuk dijadikan media tanam. Sebab selain mudah didapat, harganya juga relatif terjangkau dibanding media tanam lainnya.

Bagi yang belum mengetahui cara budidaya bunga anggrek dengan arang, berikut ini kami memiliki beberapa kiat mengenai tips budidaya bunga anggrek dengan media arang yang baik untuk pemula. Penasaran apa saja kiat yang wajib dilakukan? Simaklah ulasan dibawah ini dengan seksama.

Langkah budidaya bunga anggrek dengan media arang yang benar


1. Mempersiapkan bibit kompot


Langkah pertama budidaya bunga anggrek media arang adalah dengan memilih bibit unggul. Biasanya bibit yang unggul memiliki ciri warna daun yang berwarna hijau segar dengan ukuran yang lebar dan panjang. Nah, guna mendapatkan bibit anggrek yang jelas asal usulnya maka pilihlah toko yang sudah terpercaya.

2. Siapkan alat dan bahan


Ada beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan guna membudidayakan bunga anggrek bermedia arang ini. Diantaranya adalah pot, arang kayu, bibit anggrek yang berkualitas, handsprayer, rumah jaring serta pupuk growmore. Tentunya kita juga sudah sedikit tahu apa-apa saja kegunaan dari alat dan bahan tersebut. Baca: 5 Tips Merawat Bunga Anggrek Hitam Khas Dari Papua

3. Melaksanakan aklimatisasi atau penanaman


Setelah mempersiapkan bibit unggul serta peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk maka langkah selanjutnya adalah dengan melaksanakan aklimatisasi atau penanaman. Nah, proses ini merupakan suatu tahap pemindahan bibit tanaman anggrek ke wadah pot yang memiliki ukuran lebih besar. Hal ini dimaksudkan supaya nantinya bunga anggrek dapat tumbuh dengan maksimal.

3. Penyiraman


Setelah tahap aklimatisasi selesai, biasanya setelah usia bunga menginjak 5 hari akan dilakukan penyiraman yang pertama pada pagi dan sore hari. Semprot dengan menggunakan handsprayer pada bagian daun tanaman dan media tanam secukupnya. Umumnya bunga anggrek ini akan membutuhkan banyak air ketika musim kemarau datang, begitupun sebaliknya. Hindari penyiraman secara berkala sebab hal tersebut jutsru mampu memicu proses pembusukan.

4. Pemupukan

Guna menghindari hama penyakit yang mengganggu tumbuh kembang bunga anggrek, maka semprotkanlah pupuk daun pada tanaman ini. Biasanya pupuk daun akan berbentuk cair serta memiliki kandungan nitrogen yang sangat tinggi.

5. Pengendalian hama dan penyakit

Tanaman hias yang memiliki banyak variasi ini sangat rentan sekali terhadap hama dan penyakit. Umumnya hama dan penyakit tersebut akan membuat daun dan batang menjadi busuk, terlebih pada saat musim hujan tiba. Kondisi cuaca yang lembab dan kadar air yang tinggi akan merangsang tumbuhnya hama penyakit penyebab kebusukan. Anda pun bisa meningkatkan perawatan dan kebersihan area tanaman agar nanti tidak mudah terkena hama penyakit.
Baca: 10 gambar bunga indah

Demikianlah info mengenai cara budidaya bunga anggrek dengan media arang yang baik dan benar dapat Anda coba terapkan di rumah ketika hendak membudidayakan bunga puspa pesona bangsa ini. Jangan lupa untuk mengutamakan ketelatenan dan carilah referensi ilmu budidaya bunga anggrek secara mendalam supaya hasilnya memuaskan. Semoga bermanfaat, terima kasih.

0 Response to "Cara Budidaya Bunga Anggrek dengan Media Arang yang Benar"

Post a Comment

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan ditengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel