Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni

Bisnisonlinekita.net - Meskipun menurut sejarah peringatan Hari Lahir Pancasila sudah ada sejak 72 tahun silam, namun baru tanggal 1 Juni 2017 lalu pemerintah menetapkan tanggal tersebut sebagai hari libur nasional. Penetapan hari libur nasional pada tanggal 1 Juni tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Dalam keputusannya Presiden menyatakan bahwa seluruh staf pemeritahan bangsa beserta masyarakat Indonesia memperingati Hari Lahirnya Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Tetapi tahukah Anda sebelum tercetus peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, terdapat sejarah Hari Lahir Pancasila yang panjang dan tidak mudah. Pasalnya pada saat itu terjadi perdebatan dan pergulatan yang cukup panjang antar para tokoh di masa kepemimpinan presiden Soeharto. Kubu Soeharto menyatakan beberapa alasan terkait ketidaksetujuan adanya pancasila yang dianggap pemerintah masih memiliki sikap yang ambigu terhadap Pancasila.
Sejarah Hari Lahir Pancasila


Tak tanggung-tanggung ketidaksetujuan para tokoh di masa kepemimpinan presiden Soeharto tersebut membuat pemerintah orde baru melalui Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban, pada tahun 1970 silam pernah melarang masyarakat untuk memperingati tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Sejak saat itu seluruh perumusan sejarah awal Pancasila berdasar pada buku Naskah Proklamasi jang Otentik serta Rumusan Pancasila jang Otentik atas rujukan dari Nugroho Notosusanto. Baca: Sejarah Hari Raya Waisak

Tak sampai disitu saja, ternyata masih banyak gugatan lain terkait rumusan Pancasila setelah reformasi pada tahun 1998 yang membuat sejarah Hari Lahir Pancasila menjadi panjang. Pada gugatan tersebut setidaknya ada tiga tanggal yang terkait dengan hari lahirnya Pancasila, diantaranya yaitu tanggal 1 Juni 1945, 22 juni 1945 serta tanggal 18 Agustus 1945.

Akhirnya dari ketiga tanggal tersebut dipilihlah tanggal 1 Juni 1945 sebagai hari Lahir Pancasila. Pemilihan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila dipilih karena pada tanggal tersebut Ir . Soekarno mengucapkan kata Pancasila untuk pertama kalinya dalam rapat sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) , dimana pada saaat itu Beliau belum menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Hingga pada akhirnya tepat pada tanggal 1 Juni 1945 silam Ir. Soekarno memberanikan diri untuk mengemukakan serta menawarkan secerca gagasannya mengenai Pancasila sebagai dasar negara di Indonesia merdeka. Tak tanggung-tanggung beliau mengemukakan di hadapan 65 anggota yang tergabung dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) di dalam sebuah ruangan sidang yang kini ruangan tersebut populer dengan nama Gedung Garuda.

Ketika Ir. Soekarno diberikan kesempatan untuk berpidato dalam menyampaikan gagasannya atas Pancasila yang kini pidato yang beliau kumandangkan pada saat itu dikenang sebagai Hari Lahir Pancasila hingga saat ini. Dalam pidatonya Bung Karno berusaha untuk mempersatukan segala perdebatan dan perselisihan dari para anggota BPUPKI dalam menentukan dasar negara merdeka yang sering kali mengeruyak ketika jalannya persidangan mulai berlangsung.
Baca: Kenaikan Isa Almasih

Selain itu dalam pidatonya Ir. Soekarno mengutarakan 5 sila sebagai dasar negara merdeka diantaranya adalah Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial serta Ketuhanan Yang Maha Esa. Tak hanya Bung Karno saja yang memiliki pandangan akan dasar negara Indonesia pada saat itu. Ternyata ketua BPUPKI Dr. Radjiman Widyodiningrat juga memiliki pandangan khusus akan dasar negara Indonesaia. Tak mau ketinggalan anggota BPUPKI yaitu Muhammad Yamin dan Soepomo juga ikut memaparkan pandangannya akan dasar negara merdeka pada saat itu untuk dijadikan kandidiat sebagai dasar negara Indonesia yang seutuhnya.

Utusan dari beberapa pihak tersebut ternyata tidak langsung serta merta disetujui hingga pada akhirnya terbentuklah Panitia Sembilan yang bertugas untuk merumuskan kembali pandangan Ir Soekarno akan Pancasila yang dimuat dalam pidatonya. Selanjutnya sejarah Hari Lahir Pancasila sebagai ideology dan dasar negara Indonesia termuat dalam Piagam Jakarta yang dideklarasikan pada tanggl 22 Juni 1945 dalam sebuah rapat nonformal yang dihadiri oleh 38 anggota BPUPKI

Itulah tadi pembahasan lengkap mengenai sejarah Hari Lahir Pancasila yang dapat kami informasikan untuk Anda pada kesempatan kali ini. Semoga artikel ini memberikan wawasan serta menambah ilmu pengetahuan baru untuk seluruh pembaca yang budiman. Terima kasih.

0 Response to "Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni"

Post a Comment

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan ditengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel