Sejarah dan Makna Hari Raya Natal

Bisnisonlinekita.net - Biasanya menurut perhitungan penanggalan pada Kalender Masehi setiap bulan Desember pada tanggal 25 selalu diperingati sebagai hari Natal. Hari Natal merupakan hari agung yang dinanti oleh seluruh umat Kristiani. Biasanya selain beribadah ke gereja para umat Kristiani mempersiapkan jauh-jauh hari untuk menyambut hari Natal dengan penuh suka cita.

Mulai dari menghias rumah dengan pohon natal hingga menyediakan hidangan khas yang wajib disantap saat merayakan hari Natal. Namun apakah Anda sudah mengetahui bagaimana sejarah dan makna hari Raya Natal? Oleh karenanya berikut kami akan ulas singkat mengenai sejarah dan makna hari Raya Natal yang mungkin bisa Anda petik pelajaran berharga dari sini. Semoga bermanfaat.
hari raya natal


Sejarah Hari Raya Natal

Tahukah Anda ternyata kisah di hari raya Natal yang telah tergambar jelas dalam setiap perayaanya tersebut berasal dari sebuah perjanjian baru antara Injil Santo Lukas dengan Santo Matius. Menurut pendapat yang telah diutarakan oleh Lukas mengungkapkan bahwa Natal sejatinya malaikat yang memunculkan diri di hadapan para pengembala di luar kota Batlehem. Menurutnya pada saat itu Natal menceritakan kepada para penggembala tentang lahirnya Yesus Kristus.
Baca: Maulid Nabi Muhammad SAW

Tak hanya itu, Santo Matius juga mengungkapkan pendapatnya akan sebuah cerita bagaimana orang-orang bijak atau yang biasa disebut dengan majus mengikuti sebuah bintang terang. Dimana nanti bintang tersebut akan menuntun para penggembala untuk memberitahukan dimana Yesus Kristus berada. Menurut fakta sejarah, perayaan hari natal yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 3336 Sesudah Masehi silam. Jika ditelaah menggunakan perhitungan penanggalan Kalender Romawi Kuno hari yang dimaksud tersebut merujuk pada 25 Desember.

Ada beberapa hal yang menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Natal yang dilakukan oleh umat Kristiani dipenjuru dunia. Diantaranya adalah menyiapkan makanan khusus yang biasanya disantap ketika hari raya Natal tiba, menghiasi sudut rumah dengan pohon natal serta hijau-hijau dedauan di beberapa ruangan sembari bernyanyi bersama. Tak ketinggalan tukar menukar kado juga menjadi hal yang paling dinanti ketika Hari Raya Natal tiba. Hingga pada akhirnya lambat laun kebiasaan yang hadir dalam perayaan Natal tersebut menjadi sebuah tradisi turun temurun yang hingga kini masih terus di laksanakan oleh umat Kristiani.

Seiring dengan berjalannya waktu tepatnya pada tahun 300 Masehi silam agama Kristen sudah dianggap sebagai agama resmi di Kekaisaran Romawi. Serta hari Raya Natal telah dianggap sebaga perayaan keagamaan terpenting di Eropa.

Makna Perayaan Hari Natal

Menurut Pastor bernama Dr. Bernard Boli Ujan SDV, salah satu hal yang paling penting dalam perayaan hari Natal tak lain adalah makna atas perayaan-Nya. Menurut beliau Natal merupakan hari memperingati kelahiran Yesus Kristus bukanlah merayakan hari ulang tahun-Nya. Oleh karenanya tanggal 25 Desember yang diambil dari hari Dewa Matahari ini termasuk perayaan pesta kafir.

Dari beberapa pendapat yang telah diungkapkan oleh Pastor Dr. Bernard tersebut memiliki kesimpulan bahwasannya Yesus Kristus memiliki peran sebagai Allah yang maha tertinggi. Menurutnya, Yesus akan rela turun ke bumi menjadi seseorang yang kecil dan dipandang sebagai manusia yang tidak berarti apa-apa. Namun hanya dengan cara itulah Yesus dipercaya mampu menyelamatkan seluruh umat Kristiani yang berdosa.
Baca: Tahun Baru Islam

Pernyataan yang senada juga diungkapkan oleh pendeta yang bernama L. Situmorang, M. Mim. Meskipun beliau tidak menjelasakan secara detail akan alasan mengapa ia tidak setuju dengan perayaan natal. Namun beliau menerima Natal akan tetapi tidak mengutamakan perayaannya meskipun pernataan yang diutarakan tersaji dalam alasan yang klasik.

Bagaimana apakah telah mengetahui secara pasti akan sejarah dan makna hari Raya Natal yang menjadi hari besar bagi umat Kristiani ini? Tentu setelah membaca ulasan diatas tidak ada alasan lagi untuk tidak mengetahui baik sejarah ataupun makna kenapa ada perayaan hari Natal ini.

Itulah tadi sekilas terkait sejarah dan makna hari Raya Natal yang dapat kami informaskan untuk seluruh pembaca yang budiman. Semoga artikel ini bukan hanya sekedar bermanfaat bagi Anda namun juga memberikan wawasan serta ilmu pengetahuan yang baru bagi seluruh pembaca yang budiman. Terima kasih.

Sejarah dan Makna Hari Raya Natal Sejarah dan Makna Hari Raya Natal Reviewed by Bunda Lexi on March 31, 2019 Rating: 5

No comments:

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Powered by Blogger.