Bisnis dari Jepang

Apa itu MLM? Simak Penjelasan Bisnis MLM di Indonesia

MLM adalah salah satu bentuk pemasaran yang banyak dilakukan oleh masyarakat di era modern ini. Meskipun demikian, banyak yang masih meragukan apakah strategi pemasaran ini halal atau haram untuk dilakukan. Mulai dari produk kosmetik, herbal, bahkan fashion pun menggunakan jaringan pemasaran MLM yang berbentuk piramida. 

Sebetulnya tidak ada masalah dengan bentuk organisasi piramida, karena jika kita bekerja dalam perusahaan konvensional pun bentuk organisasinya piramida, dari direktur ke manager ke staff. Yang tidak boleh adalah ketika sistem tersebut menjual barang berkualitas rendah atau tidak bermanfaat. Orang terkahir yang membeli merasa tertipu karena manfaat barang nya rendah atau sama sekali tidak bermanfaat.
Saya pribadi selama barangnya bermanfaat, maka saya tidak peduli apakah sistemnya menjual barang tersebut melalui MLM atau bukan karena saya telah mendapatkan manfaat dari barang yang saya beli tersebut. 

Bagi Anda yang baru mengenal bisnis ini, penting bagi Anda untuk mengetahui pengertian tentang strategi bisnis ini. Pasalnya, masih banyak pihak yang mempertentangkan apakah MLM adalah haram atau halal. Apalagi di tengah perkembangan teknologi seperti sekarang, banyak yang sudah memiliki pandangan negative terlebih dahulu. 




Pengertian MLM


MLM adalah bisnis yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Kebanyakan yang mengatakan bahwa MLM merupakan bisnis yang tidak benar karena banyak para pelaku bisnis yang menipu para pengikutnya. Terkadang, pelaku mengambil kesempatan untuk menipu para anggotanya.

Meskipun demikian, banyak pula yang sukses dalam bisnis ini. Pengertian bisnis MLM adalah strategi pemasaran yang membuat tenaga penjual dan tidak hanya bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan yang didapatkan. Namun, pelaku bisnis juga bisa mendapatkan keuntungan melalui penjualan dari tenaga penjual lain yang direkrut.

Dari penjelasan di atas, Anda sudah bisa mengambil kesimpulan tentang bagaimana bisnis MLM bukan? MLM adalah singkatan dari Multi Level Marketing. Dalam pemasaran MLM seringkali disebut dengan nama penjualan piramida. Pemasaran jaringan akan dilakukan hingga pemasaran berantai.

Namun pada intinya, MLM merupakan sebuah bisnis yang prinsipnya menjual secara berkelompok. Dengan demikian, pelaku bisnis akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar ketika anggota kelompok tersebut bersama-sama menjual. 

Prinsip Kerja MLM


MLM adalah bisnis yang memiliki prinsip kerja unik. Dalam bisnis ini, prinsip kerja yang dilakukan bisa menjadi aturan tersendiri untuk mendapatkan keuntungan besar. Sebenarnya, prinsip melakukan bisnis MLM ini sangat mudah untuk dimengerti. Meskipun demikian, Anda membutuhkan usaha yang besar untuk bisa sukses menjalaninya.

MLM di Indonesia sudah sangat populer. Berbagai macam produk seperti obat-obatan dan kecantikan biasanya dijual secara berantai menggunakan bisnis ini. Produk akan ditawarkan kepada orang-orang kepada tenaga penjualnya. Jenis pemasaran ini lebih dikenal dengan nama penjualan mulut ke mulut.

MLM adalah jenis bisnis yang sering disebut dengan Up line dan Down line. Untuk up line merupakan sebutan bagi tenaga penjual. Sedangkan bergabung setelahnya adalah down line. Bisa dibilang, bahwa up line merupakan mentor dari down line nya. Meskipun demikian, si down line ini nantinya juga bisa menjadi upline ketika sudah memiliki kelompok sendiri.

Bisnis MLM Menurut Islam


MLM adalah jenis marketing yang sampai sekarang masih sering diperdebatkan. Bahkan, belakangan ini semakin banyak juga perusahaan yang menjual produk-produknya menggunakan system Multi Level Marketing alias MLM. Sebagai seorang muslim, Anda harus mengetahui bagaimana pandangan tentang bisnis ini dalam islam.

Bisnis dalam syariah islam masuk dalam kategori muamalat. Dengan demikian, ini bisa diartikan boleh. Pada dasarnya, semua hukum dalam muamalah adalah diperbolehkan, kecuali jika ada prinsip dan dalil yang memang benar-benar melarangnya.

Islam sangat memahami bahwa perkembangan bisnis sangat dinamis dan berjalan dengan sangat cepat. Maka, sudah terlihat bahwa islam benar-benar memberikan jalan bagi manusia untuk melakukan berbagai inovasi dalam melakukan perdagangan.

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis MLM, maka harus memahami prinsipnya dengan jelas. Jangan sampai terjerumus dengan unsur-unsur yang bahaya, ketidakjelasan, dan merugikan atau tidak adil / zhulm. Pemberian bonus yang diberikan pada dasarnya harus adil dan tidak menzalimi yang di atas saja.

Bisnis juga harus dilakukan dan terbebas dari unsure MAGHRIB. Yang dimaksud dengan unsure MAGHRIB adalah Masyir/ Judi, Gharar/ penipuan, Haram, Riba/ bunga dan Bathil. Jika Anda tertarik untuk mengembangkan bisnis MLM, maka harus terhindar dari hal-hal di atas. MLM adalah bisnis yang bisa dilakukan asalkan prinsipnya sesuai dengan syariat islam.

Bahaya MLM adalah jika pelakunya melakukan bisnis dengan prinsip yang tidak jelas. Prinsip yang tidak jelas tersebut bisa jadi merugikan pihak lain. Atau, prinsip yang digunakan bertentangan dengan syariat islam seperti melakukan penipuan. Bisnis yang dijalankan dengan system MLM dan menggunakan strategi bertingkat diperbolehkan asalkan diisi dengan nilai-nilai islam dan sistemnya disesuaikan dengan syariah islam.

MLM adalah suatu bisnis yang bisa dipandang memiliki unsure-unsur silaturahmi jika dilihat dari penjelasan di atas. Bisnis ini bahkan bisa menjadi media dakwah dan tarbiyah. Dari penjelasan Dewan Syariat MUI Pusat Bapak Muhammad Hidayat, strategi semacam ini juga pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW ketika melakukan dakwah islamiyah pada awal-awal islam.

Pada waktu itu, dakwah islamiyah dilakukan dengan cara getok tular alias dari mulut ke mulut. Dari sahabat satu ke sahabat lain dan seterusnya. Dengan demikian, pada suatu ketika akhirnya islam pun bisa diterima oleh masyarakat kebanyakan.

MLM adalah penipuan jika pelaku bisnis menjalankannya dengan prinsip yang tidak benar. Jika Anda tertarik untuk bergabung dalam bisnis ini, maka semuanya harus dipastikan terlebih dahulu. Cari seluk-beluknya, bagaimana prinsipnya, dan jangan sampai hanya tertarik karena bualan belaka.

Bisnis yang dijalankan menggunakan prinsip MLM ini tidak hanya menjual produk barang jasa. Ada pula jenis Multi Level Marketing yang menjual produk jasa. Jasa yang biasanya dijual melalui MLM adalah jasa marketing bertingkat-tingkat.

Nantinya, aka nada fee, bonus, dan hadiah untuk diberikan. Jasa marketing yang bertindak sebagai perantara antara produsen dan konsumen inilah yang disebut dengan Samsarah/ Simsar dalam fiqih islam.

Apa itu AFC?


MLM biasa juga disebut penjualan berjenjang adalah sebuah bisnis yang sangat booming di era digital seperti sekarang. Berbagai perusahaan pun bermunculan dan menggunakan system ini dalam meluncurkan produk barunya. AFC baru-baru ini pun meluncurkan system anyar.

AFC (Asayama Family Club) adalah sebuah perusahaan farmasi dari Jepang yang bekerjasama dengan perusahaan di Indonesia dalam memasarkan produknya menggunakan sistem penjualan berjenjang atau network marketing atau Multi Level Marketing dengan produk-produk herbal yang sudah mendapatkan 3 patent yang diakui di 3 negara.

AFC merupakan salah satu perusahaan yang berkembang sangat pesat sehingga banyak perusahaan yang berusaha menirunya meskipun secara kualitas tetap tidak sama.

MLM adalah sebuah bisnis yang memberikan komitmen dan kontribusi terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia. Dari berbagai grup MLM pun seringkali memberikan bantuan kepada kegiatan kemanusiaan seperti bantuan bencana tsunami, banjir, gempa bumi, dan masih banyak lagi lainnya. 
Ribuan dokter telah bergabung dan banyak merekomendasikan produk ini untuk pasiennya.
Silahkan dilihat testimoninya di website ini.

Untuk mendapatkan informasi lebih detail tentang bisnisnya silahkan lihat halaman ini.

Tips Sukses Berbisnis MLM

Apakah Anda tertarik untuk bergabung melakoni bisnis MLM? MLM adalah salah satu hal yang bisa dicoba bagi Anda yang sedang membutuhkan lowongan pekerjaan. Bahkan, bisnis ini pun bisa dijadikan sebagai pekerjaan sampingan bagi Anda yang sudah memiliki pekerjaan tetap. Lalu, bagaimana kiat sukses untuk berbisnis MLM? Bagaimana cara melakukan bisnis MLM yang halal? Simak tipsnya di bawah ini.

1. Pelajari MLM apa yang Anda ikuti

Sebenarnya, MLM adalah sebuah bisnis yang mudah dilakukan dan bisa meningkatkan ekonomi asalkan Anda melakukan kiatnya dengan baik. Pelajari terlebih dahulu diri Anda dengan pengetahuan. Selain itu, Anda harus mempelajari MLM apa yang akan diikuti. Pastikan bisnis yang Anda ikuti ini memang cocok.

Jika memang Anda sudah memiliki keyakinan akan mendapatkan keuntungan dengan melakoni bisnis MLM tersebut, maka jalanilah dengan kemantapan. Jangan goyah. Jika Anda memiliki banyak pengetahuan tentang bisnis yang Anda jalankan tersebut, maka Anda akan terhindar dari penipuan.


2. Apa adanya dan jangan pernah menipu

Salah satu alasan mengapa para penjual MLM mendapatkan cap buruk adalah ketika mengatakan sesuatu yang berlebihan kepada anggotanya dengan sedikit tipuan. MLM adalah bisnis yang sebenarnya mudah dijalankan. Jadi, jangan pernah menipu untuk membuat orang lain terpikat.

Perusahaan MLM sendiri bahkan melarang anggotanya untuk melakukan penipuan ketika sedang menjalankan marketing. Sebaiknya, berbicaralah apa adanya. Ceritakan kesuksesan Anda maupun orang lain yang diketahui tanpa harus melebih-lebihkan. Ini merupakan hal yang tidak baik jika Anda harus menipu calon anggota.

Perusahan MLM sendiri berkomitmen untuk mendorong Anda agar melakukan pekerjaan dengan jujur. Apalagi ketika berurusan dengan pelanggan dan calon anggota yang benar-benar potensial. Pastikan Anda tidak membuat klaim berlebihan dan tidak bohong. Jadi, partner bisnis akan percaya.

3. Cari produk yang disukai

MLM adalah sebuah bisnis yang mengharuskan para pelakunya untuk bisa melakukan penjualan dengan baik. Jadi, pastikanlah Anda menyukai produk yang dijual. Dengan memiliki rasa suka terhadap produk tersebut, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk melakukan pemasaran.

Begitu Anda akan mendapatkan rekan MLM, maka pastikanlah orang tersebut memiliki kesukaan yang sama dengan produknya. Jadi, Anda dan rekan Anda bisa saling menyemangati dalam melakukan penjualan kepada orang lain. Jangan lupa, lihatlah kompensasi yang Anda berikan dan pastikanlah kompensasi tersebut menguntungkan.

4. Lakukan identifikasi target pasar

Kesalahan Dalam menjalankan bisnis MLM adalah melihat semua orang, bahkan keluarga merupakan anggota potensial yang harus direkrut. Padahal, ini merupakan hal yang salah. Seperti bisnis yang lain, Anda bisa mendapatkan kesuksesan yang lebih besar jika bisa melakukan identifikasi target pasar.

Contohnya, jika Anda ingin menjual MLM dengan produk vitamin, maka target Anda adalah orang yang peduli dengan kesehatannya. Jangan malah Anda mencari orang yang tidak peduli dengan kesehatannya. Carilah orang yang benar-benar bisa dijadikan prospek untuk bisnis Anda.


5. Lakukan promosi setiap harinya


MLM adalah bisnis yang mengharuskan Anda untuk melakukan promosi setiap harinya. Fokus untuk selalu membangun bisnis bisa dilakukan dengan melakukan promosi setiap hari. Meskipun penghasilan yang Anda dapatkan tidak setiap hari, lakukan promosi.

Orang yang menyukai produk yang dipakainya biasanya juga akan menawarkan dan mempromosikan dengan sendirinya tentang produk tersebut. Jika banyak yang tertarik, maka ini akan menjadi sebuah kunci untuk mendapatkan anggota baru. Cara-cara seperti membagi sample juga bisa dilakukan untuk melakukan promosi. Jadi, apakah Anda tertarik untuk melakukan bisnis ini? MLM adalah bisnis yang bisa dilakukan semua kalangan. Bahkan, ada pula pelajar dan mahasiswa yang sukses dalam melakukan bisnis ini. Hal yang paling penting adalah memiliki pengetahuan tentang prinsip MLM yang dibenarkan menurut agama. Dan jangan lupa, lakukanlah dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

0 Response to "Apa itu MLM? Simak Penjelasan Bisnis MLM di Indonesia"

Post a Comment

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan ditengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel