Hati-Hati Gejala Cacar Api; Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cacar adalah sejenis penyakit kulit yang bisa dialami oleh siapa saja di berbagai usia. Penyebabnya pun tak begitu jelas, karena bisa datang tiba-tiba. Penyakit kulit yang satu ini memang bukan tergolong penyakit yang berbahaya, tapi cukup mengganggu karena panas, gatal, hingga menimbulkan demam. Salah satu jenis cacar yang banyak dialami orang adalah cacar api atau cacar ular di mana secara ilmiah disebut dengan Herpes Zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintil-bintil kulit berair pada bagian tubuh tertentu dan terasa nyeri.
beritasatu.com
 

Cacar api disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster di mana virus tersebut juga menjadi penyebab utama timbulnya cacar air. Jenis cacar ini memang tidak berbahaya, namun akan sangat mengganggu karena menimbulkan rasa nyeri. Tak hanya itu, cacar ini memang sebaiknya harus ditangani untuk menghindari komplikasi langka.

Gejala Cacar Api


Gejala cacar api bisa berbeda-beda karena setiap orang memiliki ketahanan dan reaksi tubuh yang berbeda pula. Umumnya, penderita cacar jenis ini akan mengalami nyeri di satu sisi tubuh, muncul belang kecil-kecil, serta ruam merah, karakteristiknya, antara lain:

- Belang merah

- Muncul bintilan berisi cairan yang mudah pecah

- Ruam pada sekitar tulang belakang hingga tubuh bagian depan

- Ruam pada telinga dan wajah

- Gatal-gatal

Gejala umum penderita cacar api memang berupa nyeri pada salah satu bagian tubuh, namun tak sedikit yang mengalami gejala lebih parah, seperti:

- Demam

- Panas-dingin

- Sakit kepala

- Kelelahan

- Mengalami lemah otot

Jika cacar api sudah pada fase parah atau komplikasi langka, penderita akan mengalami keluhan yang lebih buruk lagi, yaitu:

- Infeksi bakteri di mana Anda bisa saja akan mengalami kulit merah, bengkak, dan hangat saat disentuh

- Mengalami nyeri intens atau kehilangan pendengaran di salah satu telinga, kehilangan rasa lidah, dan pusing di mana dapat menjadi gejala Sindrom Ramsay Hunt

- Nyeri atau ruam hingga area mata yang mana gejala ini harus segera diobati untuk menghindari kerusakan mata permanen.

Penyebab Cacar Api


Virus yang menyebabkan cacar api adalah virus yang sama dengan penyebab cacar air, yaitu Varicella zoster. Oleh karena itu, orang yang pernah mengalami cacar air bisa saja mengalami cacar api. Hal ini disebabkan karena virus cacar air masuk dalam sistem saraf dan kemudian tidur bertahun-tahun. Virus yang tidur bertahun-tahun tersebut dapat aktif kembali dan menciptakan cacar api. Kembalinya virus Varicella zoster disebabkan karena imun tubuh yang menurun. Adapun beberapa kriteria orang yang lebih berisiko mengalami cacar api, seperti:

- Orang berusia 50 tahun ke atas

- Memiliki penyakit tertentu

- Menjalani pengobatan kanker

- Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Cara Mengatasi Cacar Api


Setelah mengetahui gejala-gejala cacar api, maka Anda perlu mengetahui cara menangani penyakit tersebut. Meskipun belum ada obat khusus untuk mengatasinya, namun ada beberapa obat-obatan yang bisa Anda konsumsi sesuai resep dokter, antara lain:

- Valacyclovir (Valtrex)

- Famciclovir (Famvir)

- Acyclovir (Zovirax)

Tiga obat di atas bisa mengobati cacar api yang masih berada dalam keluhan umum atau biasa, jika sudah menimbulkan rasa nyeri berat, maka Anda bisa menggunakan obat lain, seperti:

- Antidepresan trisiklik

- Krim Capsaicin

- Lidocaine

- Gabapentin

Apabila Anda terkena cacar api, maka Anda disarankan untuk mandi dengan air dingin. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengompres lepuhan-lepuhan yang muncul dengan air dingin untuk meredakan rasa gatal dan nyeri. Jangan lupa untuk mengurangi stres yang juga akan berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda.

0 Response to "Hati-Hati Gejala Cacar Api; Berikut Penyebab dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan ditengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel