Awas Terkena Cacar Air; Inilah Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya!

hellosehat.com
Cacar air merupakan salah satu penyakit kulit yang bisa menyerang anak-anak maupun dewasa. Penyakit ini merupakan hasil dari infeksi virus Varicella zoster. Kebanyakan penyakit cacar air yang menyerang manusia termasuk dalam kategori cacar air ringan. Vaksinasi yang digunakan mampu untuk mengurangi cacar air. Tetapi, penyakit ini bisa menjadi penyakit komplikasi apabila menyerang seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya penderita HIV/AIDS.


Gejala Cacar Air


Cacar air pada manusia bisa diketahui dengan melihat gejala-gejala yang timbul. Gejala yang bisa langsung diketahui adalah munculnya ruam kemerahan di tubuh, baik itu punggung, perut, atau tangan. Selain ruam kemerahan, gejala lain yang muncul diantaranya :

1. Demam

2. Tubuh merasa lemas

3. Pusing

4. Tenggorokan terasa nyeri

Apabila Anda merasakan atau melihat adanya gejala-gejala cacar air, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter. Selain itu, pastikan Anda selalu waspada terhadap penyakit ini karena cacar air merupakan jenis penyakit menular.


Penyebab Cacar Air


Ada beberapa penyebab cacar air bisa terjadi pada Anda.

1. Belum mendapat imunisasi untuk cacar air

Orang yang belum pernah mendapat imunisasi cacar air akan memiliki risiko yang lebih tinggi tertular penyakit ini. Pastikan mendapat imunisasi cacar air sejak dini.

2. Belum menerima vaksin cacar air

Apabila sudah tertular penyakit cacar air, segeralah untuk meminta vaksinasi kepada dokter di rumah sakit. Vaksinasi ini berguna untuk mencegah cacar air terjadi lagi pada Anda.

3. Bekerja di tempat umum

Umumnya, orang yang bekerja di tempat umum seperti penitipan anak, sekolah, atau tempat umum lain akan mudah tertular. Anda harus memahami gejala penyakit ini sehingga akan lebih mudah untuk menghindari risiko tertular yang lebih besar.

Selain 3 penyebab di atas, ada juga penyebab lain yang bisa membuat Anda tertular cacar air. Penyebabnya yaitu :

1. Air liur manusia

2. Batuk

3. Bersin

4. Terkena cairan lepuhan

Faktor-faktor yang Memengaruhi Cacar Air

Anda tidak boleh hanya melihat gejala-gejala cacar air. Faktor-faktor yang memengaruhi juga harus Anda perhatikan. Terutama bagi orang yang belum pernah mengalami penyakit ini. Faktor-faktor tersebut antara lain :
Melakukan kontak dengan pengidap cacar air
Anak usia di bawah 12 tahun
Perokok
Wanita hamil
Belum pernah melakukan vaksin cacar air
Orang dewasa yang tinggal bersama dengan anak kecil
Bekerja di tempat umum
Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Pengobatan Untuk Cacar Air


Pengobatan untuk cacar air memiliki tujuan untuk mengurangi gejala yang semakin parah. Pasien tanpa bantuan obat pun akan lebih rentan tertular hingga harus mendapatkan pengobatan lebih cepat dan insentif. Ada beberapa pengobatan untuk meringankan gejala penyakit ini :

1. Perbanyak minum air putih atau jus buah

2. Mengonsumsi makanan yang bertekstur lembut
Jangan menggaruk ruam di kulit atau menyentuh bekas luka cacar air
Memakai pakaian yang memiliki bahan lembut

Pengobatan di atas merupakan pengobatan secara mandiri yang dilakukan tanpa perlu bantuan dokter. Adapun pengobatan dengan bantuan medis, Anda bisa langsung datang ke rumah sakit agar diberi obat cacar air dengan dosis yang tepat. Terkadang, dokter juga memerlukan konfirmasi pasien untuk menjalankan tes. Tes ini bertujuan untuk menganalisa ruam di kulit dan membuat diagnose apakah itu penyakit cacar air atau bukan. Anda hanya perlu menjalankan satu tes sederhana seperti tes darah. Setelah hasil tes keluar, dokter akan membuat diagnosis dan meresepkan obat untuk dikonsumsi.

Upaya pencegahan penyakit cacar air umumnya Anda akan diminta untuk melakukan vaksinasi. Di Indonesia, vaksinasi cacar air dianjurkan untuk diberikan kepada penderitanya meski bukan seperti imunisasi rutin.

0 Response to "Awas Terkena Cacar Air; Inilah Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya!"

Post a Comment

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan ditengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel