Kenapa Diperingati Setiap Tahun? Berikut Sejarah Asal Muasal Tahun Baru

Bisnisonlinekita.net - Setiap kebudayaan yang hadir di penjuru dunia pastinya memiliki kalender tahunan yang sering digunakan sebagai pedoman untuk memperingati perayaan tahun baru. Tahun baru adalah perayaan yang kerap kali digelar pada setiap budaya di penjuru dunia, untuk merayakan berakhirnya tahun serta menyambut sekaligus menandai hitungan hari baru ditahun berikutnya.
tahun baru


Sama seperti kebudayaan lainnya Indonesia juga hadir dengan sejarah asal muasal tahun baru yang biasanya jatuh pada tanggal 1 Januari. Tak hanya negara Indonesia semata tetapi mayoritas negara-negara lain juga menjadikan tanggal 1 Januari sebagai tahun baru di negaranya. Hal ini karena yang menjatuhkan tahun baru pada tanggal 1 Januari tersebut mengadopsi dari kalender Gregorian.

Supaya tidak salah paham dalam menafsirkan perayaan tahun baru alangkah lebih baiknya ketahui dahulu secara mendalam sejarah tahun baru berikut ini.

Sejarah Asal Usul Kenapa 1 Januari Tahun Baru


Pada tahun 2000 SM, wilayah Timur Tengah menjadi salah satu daerah yang mempelopori tercetusnya perayaan tahun baru hingga saat ini. Salah satu tanda menjelang tahun baru yang diyakini oleh penduduk Mesopotamia adalah saat matahari tepat berada diatas garis khatulistiwa, tepatnya pada tanggal 20 Maret. Hingga saat ini keyakinan perayaan tahun baru yang dijuluki sebagai Nowruz tersebut dirayakan oleh penduduk Iran pada tanggal 20, 21 serta 22 Maret.

Lain halnya jikalau ditilik berdasarkan penanggalan masehi, dimana perayaan tahun baru terjadi pada tanggal 1 Januari 45 SM. Namun setelah kaisar Roma berganti tahta di bawah naungan Julius Caesar penanggalan tradisi Romawi yang telah ada sejak abad ke 7 SM tersebut dirubah. 

Baca: Studi Kasus Website traffic 0 hingga 450 hari dalam 8 bulan

Dalam melakukan pergantian penanggalan masehi beliau dibantu oleh seorang ahli astronomi bernama Sosigenes dari Iskandariyah. Nah berkat diskusi dari keduanya akhirnya penanggalan masehi ditetapkan berdasarkan pada revolusi matahari, seperti yang telah dilakukan oleh orang-orang Mesir lainnya.

Akhirnya dalam diskusi tersebut tercetuslah penanggalan Masehi baru dimana setiap satu tahunnya akan terhitung ada 365 hari. Nah untuk merealisasikannya kaisar Roma akhirnya menambah sebanyak 67 hari pada tahun 45 SM. Hingga pada ahirnya ketika memasuki tahun masehi ke 46 SM akan otomatis jatuh tepat pada tanggal 1 Januari. Peraturan penanggalan Masehi yang telah dirumuskan oleh kaisar Roma beserta ahli astronomi tersebut mulai di anut beberapa negara.

Tak cukup sampai disitu saja, Julius Caesar yang pada saat itu memiliki kekuasaan penuh atas wilayah Roma juga memerintahkan untuk menambah satu hari lagi dalam bulan Februari, setiap empat tahun sekali pada penanggalan masehi. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyimpangan yang bisa terjadi dalam perhitungan kalender tahunan baru tersebut.

Baca Juga: Kalender 2019

Namun sayangnya pada tahun 44 SM, ketika kekuasaan yang dinobatkan kepada Julius Caesar sebagai kaisar Roma selesai, beliau sudah meninggal terlebih dahulu akibat terbunuh. Sebelum Caesar wafat, beliau sudah sempat mengubah nama bulan yang semula bernama Quintilis menjadi namanya, yaitu Julias atau Juli. Akhirnya sejak saat itu beberapa nama bulan pada penanggalan Masehi juga ikut berganti. Seperti misalnya bulan Sextilis diubah adi Agustus, dimana penamaan bulan Sextilis merujuk pada kaisar Roma berikutnya yakni Kaisar Augustus.

Akhirnya, seiring dengan perjalanan zaman, membuat banyak sekali muncul beberapa ketetapan tahun baru di dunia. Seperti tahun baru Hijriah berdasarkan kalender hijriah dirayakan saat penanggalan tahunan menginjak tanggal 1 Muharam. Selain itu tahun baru Tiongkok atau biasa disebut dengan Imlek yang biasanya akan jatuh pada malam bulan baru saat musim dingin tiba, serta beberapa penanggalan tahun baru lainnya yang berkembang di penjuru dunia.

Baca: Studi Kasus Website Iklan Bahasa Inggris

Mungkin demikian ulasan sejarah singkat mengenai perayaan tahun baru yang tepat jatuh pada tanggal 1 Januari setiap tahunnya. Setelah membaca artikel diatas tentunya tidak ada pertanyaan lagi mengenai asal muasal terbentuknya parayaan tahun baru yang jatuh pada tanggal tersebut.

Bagaimana apakah ulasan mengenai sejarah asal muasal tahun baru tersebut diatas mampu memberikan gambaran umum akan perayaan tahun baru? Nah itulah tadi sekelumit informasi terkait sejarah asal muasal tahun baru yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat terima kasih.

Kenapa Diperingati Setiap Tahun? Berikut Sejarah Asal Muasal Tahun Baru Kenapa Diperingati Setiap Tahun? Berikut Sejarah Asal Muasal Tahun Baru Reviewed by Yunar Winardi on March 26, 2019 Rating: 5

No comments:

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Powered by Blogger.