Elon Musk, Pemilik Perusahaan Teknologi Tinggi Yang Cinta Lingkungan

Namanya terkenal sebagai salah satu tokoh di dunia teknologi terutama perusahaannya SpaceX, Elon Musk merupakan salah satu dari orang terkaya karena buah pemikiran atau kecerdasannya. Memiliki beberapa perusahaan yang semuanya bergerak di bidang teknologi, Elon Musk tetap menjadi sosok yang selalu memperhatikan kondisi lingkungannya. Permasalahan lingkungan seperti pemanasan global menjadi salah satu alasan dari semua keputusan yang diambilnya. Bagaimana kisah dan perjalanan karir Elon Musk hingga menjadi sesukses ini?
elon musk
Wikipedia.org


Biografi Elon Musk

Terlahir dari pasangan ayah bernama Errol Musk dan ibu bernama Maye Musk, Elon Musk merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ia sendiri dilahirkan pada 28 juni 1971 di Afrika Selatan, sedangkan kedua adiknya Kimbal Musk lahir pada tahun 1972 dan Tosca lahir pada 1974. Sejak kedua orang tuanya bercerai pada tahun 1980, Elon Musk tinggal bersama ayahnya di Pretoria.

Sejak kecil, Elon Musk terkenal sebagai anak yang menyukai komputer. Di usianya yang ke 10 tahun, ia telah mempelajari teknik komputer dan pada usia 12 tahun, is berhasil membuat sebuah kode pemrograman game yang ia beri nama Blastar. Blastar dijual kepada sebuah majalah komputer dengan harga $500. Sebuah pencapaian yang cukup fantastis bagi anak seusianya. Kecintaan ini berlanjut hingga jenjang yang lebih tinggi yaitu semasa ia kuliah.

Sejak lahir Elon Musk berkewarganegaraan Afrika Selatan namun karena menghindari wajib militer, di usianya yang ke 17, ia pindah sekolah ke kanada. Elon Musk mendapatkan dua gelar pendidikan yaitu Sarjana Ekonomi dan Sarjana Fisika dari University of Pennsylvania. Elon Musk memutuskan untuk kuliah di Standford University untuk memperdalam ilmu fisika, namun setelah dua hari ia memutuskan untuk keluar dari kampus dan mengejar cita-citanya di bidang komputer dan internet.

Perjalanan Karir

Sejak Elon Musk menelurkan Blastar, ia menyadari bahw passionnya terhadap dunia komputer begitu tinggi, bahkan cukup kuat untuk bisa membuatnya melepaskan Stanford University. Berikut ini adalah beberapa perusahaan yang terlah diciptakan oleh Elon Musk.

1. Zip2

Elon Musk bersama-sama dengan adiknya, Kimbal Musk, mendirikan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan perangkat lunak. Mereka fokus pada pengembangan dan pemasaran panduan kota internet yang diperuntukkan industri penerbitan surat kabar. Zip2 mendapatkan kontrak dengan New York Times dan Chicago Tribune. Namun di tahun 1999, perusahaan ini diakuisisi oleh Compaq dan Elon Musk mendapatkan bagian sebesar 7% dari penjualan Zip2.

2. X.com dan Paypal

Elon Musk menggunakan uang yang didapatkannya dari penjualan Zip2 untuk membangun sebuah perusahaan lagi pada tahun 1999. Perusahaan yang baru ini bernama X.com. mereka bergerak di bidang layanan keuangan dalam jaringan. Elon Musk menggandeng konglomerat John Story dan Bill Haris sebagai penyandang dana atau investor, dan Elon Musk sendiri menjabat sebagai CEOnya. Di samping itu, Elon Musk juga menerima kucuran modal dana dari sebuah firma modal usaha yang bernama Sequoia Capital pada tahun tersebut sebesar $25 juta.

Perusahaan ini mulai meluncurkan produknya pada desember 1999 yaitu berupa rekening dan kartu tunai internet. Nampaknya, respon terhadap perusahaan ini cukup baik. Buktinya, dalam beberapa bulan, X.com mampu mengakuisisi sebuah perusahaan yang bernama Confinity yang memiliki produk PayPal yaitu sebuah produk untuk melayani transfer uang.

Merasa tidak sepaham dengan Elon Musk, investornya yang bernama Bill Harris berusaha untuk mengeluarkan Elon Musk dari perusahaan. Mereka berbeda pendapat mengenai PayPal. Harris tidak melihat adanya masa depan yang cemerlang di dalam PayPal, oleh sebab itu ia berusaha untuk mendepak Elon Musk dari jabatan CEO. Akhir dari perseteruan mereka adalah keluarnya Bill Harris dari X.com pada Mei 2000.

Pada oktober 2000, Elon Musk mengambil keputusan yang terbilang berani yaitu menghentikan jasa layanan internet perbankan dan berkonsentrasi untuk mengekspansi PayPal. Nama perusahaan X.com pun berubah menjadi PayPal. Beberapa waktu kemudian, PayPal mengalami peningkatan yang cukup pesat, terlebih lagi karena mereka mengadakan kerja sama dengan ebay pada tahun 2001. Hingga pada tahun-tahun berikutnya, PayPal berubah menjadi perusahaan publik dan diakuisisi oleh eBay dengan nominal sebesar $1.5 Triliun. Elon Musk menerima 11,5% dari saham PayPal yang bila diuangkan adalah sama dengan $165 juta.

3. SpaceX

Ini adalah perusahaan ketiga yang didirikan oleh Elon Musk. SpaceX atau Space Exploration Technologies merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan produksi wahana luncur antariksa dan ruang angkasa. Elon Musk menjabat sebagai CEO sejak Juni 2002. Produk pertamanya adalah wahana antariksa yang diberi nama Dragon. Sedangkan wahana luncurnya adalah rocket falcon 1 dan rocket falcon 9.

Berkat kemampuan dan kecerdasan Elon Musk, SpaceX berhasil memenangkan kontrak dengan NASA pada tahun 2008 untuk membuat 12 penerbangan rocket Falcon 9 dan wahana antariksa dragon ke International Space Station.

Tujuan utama mendirikan perusahaan SpaceX adalah bahwa Elon Musk sedang melakukan penelitian dan membuat percobaan demi melakukan penjelajahan di luar angkasa. Elon Musk berfikir bahwa kehidupan di dunia akan mencapai titik akhir karena kerusakan yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Ia menyatakan bahwa suatu ketika, manusia akan musnah oleh perbuatan tangannya sendiri yang tidak ia sadari seperti pembuatan virus rekayasa, pembuatan lubang hitam mikro sebagai efek samping yang tidak disengaja, meningkatnya pemanasan global, dan teknologi-teknologi yang akhirnya akan menghancurkan umat manusia itu sendiri.

Itulah mengapa, Elon Musk memfokuskan diri pada pengembangan produk yang bisa menjelajah antariksa. Ia harus menemukan cara cepat untuk memperluas eksistensi manusia hingga keluar angkasa. Ia juga berusaha untuk memangkas biaya yang diperlukan untuk melakukan penerbangan ke luar angkasa.

4. Tesla Motor

Elon Musk juga merupakan pendiri dari perusahaan mobil listrik ini. Sejak dahulu, Elon Musk juga tertarik pada teknologi mobil listrik. Ia menjabat sebagai kepala bidang desain produk. Pada awalnya Tesla Motor merupakan pabrik yang fokus menghasilkan mobil listrik. Produk mereka, Tesla Roadster, berhasil laku di pasaran sebanyak 2500 unit yang tersebar di 31 negara.

Pada tahun 2012, Tesla meluncurkan mobil sedan model S empat pintu dan model X untuk segmen SUV. Tesla selain berorientasi untuk menghasilkan mobil sendiri, juga menjadi pemasok powertrain listrik pada perusahaan produksi mobil lainnya. Diantaranya adalah Daimler dan Toyota. Elon Musk berhasil meyakinkan dua perusahaan raksasa tersebut agar menanamkan modal jangka panjang pada Tesla.

Secara umum, Tesla lebih memilih untuk memproduksi mobil yang dibanderol dengan harga di bawah $30.000 dan memproduksi powertrain untuk pabrik mobil lainnya agar mereka bisa memproduksi mobil dengan harga rendah tanpa perlu membuat komponennya sendiri.

Tesla juga akan merekayasa agar jarak tempuh yang bisa dicapai oleh sebuah mobil listrik menjadi lebih jauh. Sedikit bocoran informasi yang mereka utarakan pada sebuah wawancara dengan media, Tesla akan membuat jaringan stasiun pengisian listriknya menjadi lebih luas, yaitu dengan menambah jumlah dan perluasan stasiun pengisian ke wilayah pesisir timur dan barat Amerika Selatan dan juga ekspansi ke seluruh Amerika Utara dan Kanada.

5. SolarCity

Solar City adalah perusahaan penyalur sistem tenaga surya yang paling besar di Amerika. Pemegang saham terbesarnya adalah Elon Musk yang juga menjabat sebagai ketua dewan. Motivasi Elon Musk mendanai perusahaan ini adalah untuk memerangi semakin meningkatnya pemanasan global. Elon Musk mengkolaborasikan Tesla Motor dan Solar City sebagai perusahaan yang ramah lingkungan.

6. Hyperloop

Elon Musk juga merambah dunia transportasi, ia meluncurkan model transportasi baru yang rencananya akan menghubungkan Los Angeles Raya dengan Teluk San Fransisco. Bentuknya berupa komuter yang bepergian antara dua kota tersebut dimana hanya akan ditempuh dalam jangka waktu 30 menit. Komuter ini diberi nama Hyperloop dan merupakan aktualisasi kekecewaan terhadap sistem California High-Speed Rail yang disetujui Pemerintah.

Elon Musk mencoba menciptakan sistem transportasi dimana perjalanan yang dilakukan akan lebih murah walaupun jarak yang ditempuh sangat jauh. Sistem ini akan dibuat menggunakan ruang vakum parsial sebagai usaha untuk mengurangi timbulnya gesekan yang memperlambat, sehingga memungkinkan perjalanan akan dilakukan dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Kehidupan Pribadi Elon Musk

Elon Musk pernah dua kali menikah. Istri pertamanya yaitu Justine Musk. Justine merupakan seorang penulis yang berasal dari Kanada. Ia bertemu dengan Elon Musk semasa masih kuliah di Queen University. Mereka menikah pada tahun 2000, namun kemudian bercerai pada tahun 2008.

Pernikahan kedua Musk adalah dengan seorang aktris dari Britania raya yang bernama Talulah Riley. Tidak diketahui kapan mereka menikah, namun pada tahun 2012. Elon Musk menyatakan bahwa ia akan berpisah dengan istri keduanya ini.

Elon Musk memiliki lima orang anak dari pernikahannya. Dua anak merupakan kembar siam dan tiga lainnya lahir sebagai kembar tiga. Elon Musk dan anak-anaknya saat ini tinggal di Bel Air Los Angeles California. Mereka secara bergantian diasuh oleh Elon dan Justine Musk.

Sebagai seorang pribadi, Elon Musk merupakan orang yang cerdas dan mampu melihat peluang dengan cepat. Kecintaannya pada dunia teknologi telah mengantarkannya pada kesuksesan yang ia rasakan kini. Banyak yang berfikir bahwa Elon Musk sepertinya hanya sesosok karakter dalam dunia fiksi. Tidak banyak orang yang mau berfikir perihal kelangsungan hidup manusia ditengah-tengah sifat manusia yang semakin serakah dan acuh terhadap keadaan alamnya.

Elon Musk membuktikan bahwa keinginannya melindungi kehidupan manusia bukan hal yang main-main. Melalui produk-produk yang dihasilkannya, Elon Musk sekan memberikan contoh pada dunia betapa ia menghargai manusia dan alam semestanya. Penciptaan mobil listrik adalah salah satu upayanya dalam mengurangi pemakaian bahan bakar. Kita semua tahu bahwa penggunaan bahan bakar inilah yang pada akhirnya memperburuk dan meningkatkan pemanasan global di dunia.

Elon Musk merupakan orang yang sangat peduli dengan lingkungan. Hal ini dibuktikan dari mobil dan produknya yang sangat ramah lingkungan. Solarcity juga dikenal sebagai perusahaan yang menyediakan energi bersih yang pada dasarnya bertujuan untuk memerangi pemanasan global yang semakin meningkat.

Pada kesimpulannya, Elon Musk bisa dikatakan sebagai salah satu pencinta lingkungan yang kesehariannya bergerak di dalam bidang teknologi. Dengan kemampuannya, ia mencoba untuk menciptakan produk-produk yang berteknologi tinggi namun tetap aman bagi lingkungannya.

Elon Musk, Pemilik Perusahaan Teknologi Tinggi Yang Cinta Lingkungan Elon Musk, Pemilik Perusahaan Teknologi Tinggi Yang Cinta Lingkungan Reviewed by Yunar Winardi on May 09, 2019 Rating: 5

No comments:

Komentar di moderasi, silahkan login menggunakan account Google anda untuk berkomentar, komentar dari user unknown tidak akan ditampilkan. Terimakasih.

Powered by Blogger.